Langsung ke konten utama

Postingan

Peephole

Say something, I couldn't see you through the peephole. Ask something, so I could let you know how I felt. Don't you wanna know dear lovely ? That my heart beats more than enough when I felt your skin touch mine. Grab my dreams so you could let me in. I don't know who you are, but I know you're mine. Don't you dare keep looking into my eyes without having the intentions to make me yours. I'm here to stay by your side. Say something, I couldn't hear you through your blood rush. Ask something, so I could let you know who you are. Don't you curious about my universe ? That my world rotate beside you. Chase my hope so you could let me take you. I know who you are, and I know you're hers. Pacify her, she's totally getting on my nerves. Pacify her, stop lying you love her. Don't play with your words. We could be Us. So that no one could ever take you from my arms. Will you last ? Will I last ? Dammit I couldn't get you out of my head. I Lov...

2k16

Tuhan... terimakasih atas segala anugerah dan keajaiban yang telah kau berikan padaku. Maafkan aku telah menjadi hamba yang seringnya tak tahu diri. Waktu berlalu... 365 hari sudah kujalani (lagi). Kali ini... ada suatu renungan yang berhasil tersirat di benakku... tahun ini... aku ingin meminta maaf dan memaafkan setiap luka dan pikiran hati. Kepada Ibu yang tersayang... Terimakasih bu atas segala cinta yang kau beri padaku. Sungguh aku takkan menemukan Ibu yang hebat sepertimu. Maafkan aku bu... banyak air mata yang telah terurai akibat sikapku. Maafkan segala kesalahanku bu. Aku ingin melukis senyum di wajah lelahmu. Agar setiap perjuanganmu tak terasa sia-sia. Tunggu aku 2 tahun lagi bu, lulus kuliah aku akan bekerja di tempat yang kokoh. Supaya mampu mengisi rekening untuk kesejahteraan kehidupan kita. Tunggu aku bu. Kepada kedua kakak dan satu-satunya adikku... Maafkan aku karena tidak mampu menjadi adik dan kaka yang baik. Terimakasih karena telah mengajarkanku betapa hubun...

Cukup

Aku... selalu berakhir dengan perasaan kecewa. Karena tak didengar. Karena diabaikan. Tapi pada akhirnya aku justru hanya melukai diriku sendiri. Menyimpan luka dalam harapanku sendiri. Terkadang ingin kutinggalkan saja semua. Kembali kepada kesendirianku. Dan tak ingin ku buka pintu hatiku untuk siapapun agar tak terluka kembali. Namun... meski lunglai aku tetap menggenggamnya. Sakit. Iya. Kecewa. Tentu. Lalu aku akan dengan bodoh memikirkan semua kejelekan ku, keburukan ku. Yang ujungnya... aku menahan tangisku sendiri. Kadang ingin ku teriakan. Pergi saja. Cari siapapun yang mampu memperlakukanmu lebih manusiawi daripada aku. Namun aku takut kehilangan. Aku takut sendiri lagi. Takut tenggelam dalam gelap dunia yang kubuat sendiri. Pada kamu... maafkan jika aku hanya mampu menemani mu sampai sini. Bukan karena ku tak cinta lagi. Bukan karena ku tak sayang lagi. Tapi aku butuh berevolusi menjadi lebih baik lagi. Maafkan aku jika harus meninggalkan mu... membiarkan mu sendiri. Aku tak...
Well, this is my first post since 2 years i've been keep my blog shut. Jadi rindu nulis sesuatu yang ngga jelas. hahaha. mungkin di post ini bakalan curhat gajelas doang.