Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Suicidal Notes pt.2

What did I do wrong? Seems like everything is a mess. Why didn't I just die? And everyone will be just happy right? No one love me. None of them. No one really want to be with me. Am just a mess. Let me go. Am dying. It hurts. Please. Let me go. Let me die.

Desember

Selalu ada yang bernyanyi dan berelegi Dibalik awan hitam Smoga ada yang menerangi sisi gelap ini, Menanti.. Seperti pelangi setia menunggu hujan reda Aku selalu suka sehabis hujan dibulan desember, Di bulan desember Sampai nanti ketika hujan tak lagi Meneteskan duka meretas luka Sampai hujan memulihkan luka (Efek Rumah Kaca - Desember) Yap, seseorang bertambah usianya tepat hari ini. Dan aku, ingin dia mendengarkan lagu ini. Selamat ulang tahun, padamu yang tau pasti untuk siapa postingan ini ditujukan. Semoga semua citamu tercapai, mimpimu terwujud dan harapanmu terkabul. Hehe belum banyak yang dapat kulakukan untukmu, setidaknya biarkan post ini menjadi sesuatu yang bisa kamu kenang kelak. Hari ini sebenarnya engga ujan, tapi entah kenapa ketika liat reminder jadi kepengin dengerin lagu ini. Ya, maaf kalo aku sempat lupa ini ulang tahun mu. Untung saja reminder mengingatkan. Selamat Ulang Tahun, Pluviophile man. Semoga semakin dewasa, rezekinya dilancarkan dan disegerakan ketemu jod...

Hurricane

Seseorang melabeli ku sebagai Hujan. Mungkin karena aku selalu membawa perasaan melankolis pada seseorang, terlebih pada mereka yang telah kupatahkan hatinya. Atau mungkin juga karena kedatanganku banyaknya tidak disukai orang, ahahaha aku tak tahu. Terlalu banyak probabilitas yang ada di dunia ini. Hujan. Hujan, selalu memberikanku perasaan takjub. Selalu ingin membuatku menari di bawahnya dengan air mata yang takkan siapapun sadari, meskipun akhirnya aku akan demam haha. Hujan bukan sesuatu yang aku benci. Tapi bukan juga sesuatu yang aku sukai. Terkadang aku selalu merasa hujan itu basah, becek, kotor, dingin, lama, dan bikin jemuran ga kering-kering. Tapi terkadang aku selalu mendapati diriku menatap hujan lebih dari sejam, hanya untuk menghirup aroma tanah yang aneh tapi menyenangkan, hanya untuk mengingat momen yang sudah lalu, hanya untuk meneteskan air mata yang selama beberapa pekan aku simpan sendiri. Hujan memang rumit. Atau aku yang rumit? Atau memang aku rumit seperti huja...

Sebuket Krisan Putih

Aku... Aku ini apa? Ah sial! Kenapa aku tak pernah bisa bertemu denganmu? Jujur saja aku sangat ingin bertemu denganmu. Sial! Sial! Sial! Aaaaaargh! Tepat tanggal 20 Oktober 2016, aku mendapat pesan Line dari seseorang yang memberi tahu aku mendapatkan sebuah bunga dari seseorang. Ya... Si Pluviophile yang memberikannya padaku. Dengan perasaan bingung, ga percaya, kaget, campur aduk sama perasaan seneng. For the first time ada acara flowers day  aku dapat bunga. Sesaat setelah sampai kampus, aku mendapati bunga itu. Tiga bunga krisan putih yang ditata rapi dalam buket bunga beserta dua cokelat dan secarik kertas. Aku tersenyum membaca kertasnya. Aku memang manja. Tapi sungguh aku bahagia mendapatkan bunga putih itu. Putih adalah sesutu yang suci bagiku. Meskipun sepertinya aku lebih cocok dengan warna hitam. Aku mengucapkan terima kasih padanya, tentu aku bingung apa yang harus aku katakan. Aku telah melukai hatinya dan aku tetap mendapatkan bunga darinya, pantaskah itu? Sungguh ak...

Suicidal Notes

Argh! Sometimes I wish i just never born if I know my life will be a burden. And I wish there is no me in the beginning. It's just hard to admit that am a motherfucker asshole in my very own home. I always do my best, I never ask anyone for something. But WHY???? Why does everyone treat me like I was arrogant for always forcing people fulfil my need. When is that fuckin' happened? Never, right? Am tired... Wanna disappear. Please... Am tired.

I am (not) your Rain

Hey, been awhile since the last time I post. Sekarang kamu mengerti? Bahwa aku bukanlah hujan yang selalu kamu tunggu. Mungkin aku memang hujan, sesuatu yang selalu membawamu pada masa lalu. Hora? Aku tak bisa menenangkanmu! Apapun yang aku lakukan hanyalah menyakitimu. Aku harus apa? Sudah kubilang berkali-kali, carilah seseorang yang memang untukmu dan itu bukan aku. Ah sial! Aku harus apa? Bawa aku. Suatu saat nanti. Tolong jemput aku. -Suigintou.

Menjadi bintang itu sepi, ya?

Damn ... Malam ini dingin... Tapi aku justru sengaja diam di balkon kamar ku. Membiarkan angin yang terlalu sejuk ini menerpa setiap inci tubuhku. Air mata tetiba mengalir, tanpa permisi. Dan ada yang perih di sekitar dadaku, hati kah itu? Lalu kupaksakan menengadah, menyaksikan hamparan karpet biru tua di hadapanku... Gelap... Biru nya gelap. Hanya ada beberapa bintang malam ini, jaraknya pun berjauhan. Gabisa deketan aja gitu? Air mataku tetap mengalir, diiringi Mimpi nya kak Isyana Sarasvati yang mengalun sendu.  Malam ini... Hatiku berteriak. Mencaci. Menari. Mengutuk. Bersulang. Mendendam. Berbahagia. Berulang-ulang hingga akhir yang tak ku tahui. Dulu, aku ingin sekali menjadi bintang. Supaya selalu dapat menemani mu. Supaya selalu dapat menghiasi malam mu. Tanpa ku sadari, menjadi bintang berarti aku takkan tergapai oleh mu, kan? Tanpa ku sadari, menjadi bintang berarti aku takkan bisa mendekati mu, kan? Dulu, aku akan bersinar sekuat yanng ku bisa untukmu. Agar kamu selalu ...

My Way

I wanted to go dive, dive through the deepest sky. I wanted to go run, running through the neverland. I wanted to go fly, fly through the blackest ocean. I am tired. Tired of being used. Can I just have one moment to catch my breath? Oh I see, I'm running out of time. Bye.

Pluviophile, Si Lelaki Gondrong

Ah... Nostalgia ini tak membunuhku. Justru menggelitik, kala ingat tahun yang telah lalu. Saat aku menggenggam hatinya. Angin, aku ceritakan sebuah kisah paling rahasia. Ya. Dia adalah seorang lelaki, dengan rambut gondrong. Mirip sarang tawon. Perawakannya kurus, tinggi dan berkaca mata. Hidungnya bangir asal kau tahu saja, dan itu sering membuatku kesal karena dia akan menyombongkannya padaku. Cih. Tapi dia baik, manis, dan misterius. Kebanyakan orang selalu salah menilainya, atau memang langkah yang ia tempuh salah? Aku tak tahu. Yang ku tahu dia pecinta yang setia. Mungkin. Aku tak tahu. Yang ku tahu lagi dia pecinta hujan, makhluk-makhluk yang menemukan ketenangan dalam rintihan tangis dewa langit. Lain kali kalau kau punya waktu, hubungi dia! Kau akan tertawa mendengar logat bicaranya. Renyah tawanya pun tak pernah hilang dalam percakapannya. Tapi seberapa lama pun aku mencoba memahaminya, aku tak pernah bisa. Apa karena aku bukan air hujan yang turun membasahi bumi sehingga aku ...

Terlambat

Aku selalu mengira bahwa dunia ini penuh kejutan! Entah baik atau buruk, kejutan tetaplah kejutan. Dan mungkin saat ini, kenyataan yang sedikit menyakitkan ini menjadi hadiah bagiku. Aku selalu merasa bahwa aku jauh dari apa yang kau inginkan, aku bukanlah gadis baik yang pantas untukmu. Melihat keseharianmu sangat berbanding terbalik denganku. Inikah rasanya menyukai seseorang yang bertolak belakang denganmu? Lalu, tepat 2 minggu lalu kejutan itu datang. Dan aku sadar aku bukan lagi seseorang yang pantas mengharapkanmu. Rasa ragu tentu saja ada, tapi kenyataan memang harus dihadapi sepahit apapun bukan? Ya, aku sadar. Sayangnya, melupakanmu takkan pernah menjadi mudah bagiku. Selalu saja aku mencari cara untuk sekedar berbicara denganmu. Selalu saja aku mencari cara untuk sekedar mengambil perhatianmu. Dan selalu saja aku mencari cara untuk membuatmu bersamaku. Tapi aku sadar, bagaimanapun aku tak boleh memiliki perasaan ini. Tak boleh aku memiliki keinginan untuk memilikimu. Entah ak...

Hujan

Ada seorang teman, bercerita padaku. Kala hujan, ia selalu terjebak. Aku kaget mendengarnya, terjebak dimana? Lalu dengan senyum ketir di wajah nya yang manis, ia balas pesanku. Aku selalu terjebak di masa lalu. Seakan hujan lebih di dominasi rindu ketimbang air. Mungkin 90% rindu dan 10% air. Tentu aku tertawa mendengarnya. Bagaimana bisa lelaki gagah sepertimu terjebak di masa lalu? Dengan cepat ia membalas, "temanku, ini masalah hati. Bukan kegagahan. Siapapun akan luluh lantak ketika hatinya diuji" dan aku berhenti tertawa. Dapat kubayangkan wajah nya berubah serius. Ya, hujan ini. Selalu mengingatkan kita akan suatu kenangan. Entah indah, entah pahit. Entah sesuatu yang sengaja ingin kau ingat, Atau justru sesuatu yang selalu berusaha kau lupakan. Ya, hujan ini. Selalu menjadi bencana bagi hati yang belum mampu rela. Rela melepaskan seseorang yang tak di takdirkan Tuhan bersama nya. Ya, hujan ini. Selalu menjadi anugerah bagi hati yang dijatuhcintakan pada hujan. Pluviop...

(Tidak) Mengunci Ingatan

Ah, kamu pasti tau. Aku jatuh cinta pada lagu Barasuara - Mengunci Ingatan. Lagu itu sarat makna bagiku. Seakan setiap memori dan harapanku berdebu dalam lagu itu. Tidak ada artinya lagi. Kamu pasti tau, aku sangat menyenangi lagu itu. Setiap hari takkan kulewatkan tanpa mendengarkan lagu itu. Seakan ingatan ku terkunci. Pada dia yang telah mengambil hatiku, tanpa pernah memiliki niatan untuk memberikan hatinya padaku.  Seakan lukaku takkan pernah sembuh dan akan tetap membiru. Seakan serpihan hatiku akan tetap terserak hingga berdebu. Sayangku, kau mengubah semuanya. Segala harap dan memori ku menemukan denyut kehidupannya kembali. Aku bahagia memilikimu. Dan bahagia dimiliki oleh mu. Ternyata bahagia sesederhana aku dan kamu saling menjaga, ya? Aku kira, pagiku akan selalu terluka. Oleh semua kenangan dan ingatan yang takkan pernah bisa menyembuhkan lukaku. Aku kira, malamku akan selalu menyiksa. Oleh semua hal yang ingin aku lupa dan sialnya malah semakin nyata. Tapi aku tau, ke...

Kamu Selalu Memiliki Hak untuk Melepasku

Teruntuk kamu, yang pernah kusanjung jiwanya. Aku adalah jiwa yang bebas, tapi selalu tunduk dalam aturanmu. Tapi sayangku, mengertilah. Dalam diriku ada duniaku sendiri yang tak bisa kau ganggu bagaimanapun caranya kamu mencoba. . Teruntuk kamu, yang hatinya pernah kurampas dan kusembunyikan rapat-rapat. Benar. Benar aku mencintaimu. Sangat. Tapi aku manusia yang rapuh. Sekuat apapun aku berusaha menahanmu bersamaku, aku takkan tega menghalangi kebahagiaanmu. . Teruntuk kamu, yang cintanya pernah meluluhkan hatiku. Aku bersyukur. Pada Tuhan aku berterima kasih. Karena telah mempertemukan aku dengan kamu. Yang pribadinya mencuri perhatianku. . Teruntuk kamu, yang waktunya pernah tergadai bersama hariku. Aku berterima kasih, karena telah menyayangiku sedemikian rupa. Sehingga aku kadang lupa kamu lah duri yang semakin aku peluk semakin menyakitiku. . Teruntuk kamu. Pergilah. Kulepas kamu dengan segala cintaku. Pelukku takkan dingin menghangatkanmu. Hatiku takkan hancur merekatkanmu. Cin...

Itu Kamu.

Hi! Selamat malam. Errrr, saya bingung sejujurnya bagaimana harus memulai. Tapi saya yakin kamu mengerti, atau mungkin suatu saat nanti. Saya pergi, untuk kembali. Alasannya, itu kamu. Saya tidak bisa meninggalkanmu. Lebih tepatnya tidak ingin. Namun sepertinya dunia belum mengizinkan kita sekedar berbicara, apalagi bersua. Dunia memang kejam, cinta. Namun aku selalu yakin. Tuhan memiliki rencana dan jalan yang lebih indah untuk kita. Saya ikhlas jikalau akhirnya kita tak bersatu. Saya tidak akan menyesali perasaan ini. Galau, mungkin sedikit. Lebih kepada sadar diri. Bagaimana mampu berharap secara pasti pada dunia yang sementara ini? Saya hanya mampu berusaha. Mengusahakan kamu tetap dalam genggaman. Mengusahakan saya tetap dalam hati kamu.  Mengusahakan impian kita berdua tak hanya sebatas lamunan belaka. Saya sangat menyayangi kamu. Terlebih sangat mencintai kamu. Tapi jika Tuhan tahu kamu takkan bahagia dengan saya, saya bisa apa? Meskipun dimatamu saya temukan rumah saya. Jik...

ABC's

Aku pernah menginginkanmu. Sampai sekarang masih. Hanya saja tidak jadi. Takut kamu tidak menginginkan aku juga. Akhirnya aku pergi, cari suasana baru. Tapi tetap, kamu dihati. Gimana sih kamu, katanya ga ingin aku. Tapi ga pernah pergi dari pikiran aku. Maunya apa? :( Sial! Sial! Sial! Kamu bikin mood ku berantakan. Dan kenapa sih aku gabisa lupa sama kamu? Kamu itu... Ah sudahlah. Aku lelah nunggu kamu peka. Kek nunggu ujan duit. Lama. Susah. Mustahil.

Cannot heal, Cannot touch

Aku... Harus berapa kali ku katakan bahwa aku berbeda dengan manusia lainnya. Aku muak menjadi manusia, jadi kucing lebih asyik sepertinya. Bagimu aku ini seperti rentetan puzzle yang tak pernah bisa kau selesaikan. Bagiku kamu adalah manusia yang paling gampang menyerah. Lagipula, sudah kubilang bahwa kau tak perlu repot-repot membuka hatiku. Bodoh, kamu makhluk terbodoh yang pernah aku temukan. Dan aku, adalah makhluk teregois yang pernah Tuhan ciptakan. Aku ingin dirimu, tapi tanpa pernah ingin kamu miliki. Aku lebih senang bersama kebebasan. Meski lebih sering berbincang bersama kesepian. Aku ya aku. Kamu ya kamu. Aku takkan memaksamu untuk memahami diriku yang ribet menurutmu. Dan aku takkan repot-repot menunggu mu untuk mencintai aku apa adanya. Bagiku, kesendirian adalah aku. Bagimu, cinta adalah suatu hal yang kau hirup bagai oksigen. Bagiku, kamu adalah bintang yang takkan pernah kugapai. Bagimu, aku adalah matahari yang kadang kau perlu tapi kau takut tuk mendekati. Kita sada...

Kira aku

Aku kira kita sudah sepakat bahwa cinta ini milik kita. Aku kira kita sudah mengerti bahwa rindu haruslah dibayar layak dendam mati. Aku kira kita sudah paham bahwa menyayangi terkadang sangat menyakitkan. Aku kira kamu sudah menerima bahwa aku bukan makhluk tak bercacat. Aku kira... Aku kira, kamu dan aku adalah kita. Nyatanya hanya aku tanpa kamu.

Temu, Rindu

Aku merindukanmu, tapi tak mampu berucap. Takut, menyakitimu lebih dari yang telah ku lakukan. Kamu tak pantas, lebih pantas bahagia. Maafkan aku. Aku yang selalu bercita-cita tambah tua bersamamu, berakhir dengan menginginkanmu untukku seorang diri. Tapi tanpa pernah mampu mewujudkannya. Hanya mampu sekedar saja. Kamu, yang selalu menemani dan mencoba mengerti rumitnya diriku. Yang selalu saja dibilang "aneh" orang lain, tapi kamu memanggilku "unik". Dan untuk pertama kalinya aku suka. Suka sekali. Suka. Kamu, yang selalu berusaha untuk memberikan waktu dan segala milikmu. Dan aku yang selalu saja menuntut lebih. . . . Maafkan aku, aku rindu. Rindu dipelukmu. Aku ingin berjumpa lagi, mendengarkan segala kesahmu, menghirup wangi tubuhmu. Aku ingin, bertemu denganmu. -bisik Seorang Perindu yang melelam kelam menangisi kasihnya

Hope.

There's two side of me, which one do you prefer? The nice one or the one you'll never want to see? Dear, am a complicated maze you'll never find the exit. But you say you can and I let you in. What now? You're trying to cut loose me just to shorten your way. How dare you mess my life? Dear, am an open book. Really. But it's invisible ink keep the secret away. If you are really filled with curiousity you'll find a way to read me. A whole me. Instead you just tore me and burn it out the garbage. Dear, am a looped thread you can never loosen it. Didn't I told you this already? You'll never understand me and start to take a bit of my thread and ended up throwing a whole of me in the floor. How rude! You say you want me, you say you love me, you say you are willing to accept any flaw I had all my life. But what? It's that true what people have told me all the time? That hope is just something more dangerous than death itself? Hope is something I will neve...

The Time that I can't Embrace

Honey dear, this time am gonna tell you a pretty long story. About a girl who try to embrace something that can never be embrace. Once upon a time, there is this little girl. Who always wondering if she will find the meaning of her life. She ask her mother but she never found the answer. She seek her father the same, but still no answer. Then... This little girl, shocked when her parents decided to take a separate ways. She doesn't even realize what is meant by that. All that she knew is just they are no longer loving each other. Time by time, she already get through a lot of love. And ended up going  the separate ways as she and her lovers doesn't love anymore. Another story, she finally found her happily ever after. She found her family coming back together. There's mom and dad. There's the brother. What a loving family. Yeah. That's what people see. But, somehow. They're love and care for each other but they live in a rather different world. They have their u...

Starless Sky

Ya. Aku itu gelap sayang. Dan kamu terang. Kita berbeda. Dan akan selalu begitu. Kita takkan sama. Dan selama nya memang seperti itu. Tuhan merancangkan sesuatu untuk kita. Entah bersatu padu menjadi semesta yang saling menjaga satu sama lain. Seperti siang dan malam. Entah hanya seperti bintang di kala malam. Kadang aku harus menerima jikalau kau lebih memilih untuk bercinta dengan awan. Aku itu gelap. Sudah pasti. Mutlak. Aku takkan bisa kau bawa menjadi terang. Namun kamu selalu mempunyai pilihan untuk menerangi gelapku atau mati ditelan zaman. Hingga sinarmu tak lagi nyala. Kamu terang. Dan itu sudah jelas. Absolut. Aku takkan bisa menelanmu dalam perutku. Yang kulakukan hanyalah menambah kepekatan ku agar kamu bisa bersinar lebih nyala. Aku menyukainya. Menyukai terangmu di sekujur tubuh gelap ku. Kamu bilang kita tak bisa bersama, semua akan berubah. Memang. Itu pula yang ku khawatirkan sayang. Aku terlalu takut berdekatan denganmu dan akhirnya menghisap mu pada lubang hitam ku. ...

Sing Me To Sleep

Dear, my dearest. I had something to tell you, it's not about us. It's me. Dear, my dearest. I am a shadow, to my 3 am night. Will you still love me? Dear, my dearest. I am a wind, a gust that will ruin your hair. Will you be okay? Dear, my dearest. I am that brightest star, a lonely in a huge tormented sky. Will you be fine? Dear, my dearest. I am that falling rain, mess your looks when I touch you. Will you not be scared? I am me. The freak. The eremophobic. The weird one. Filled with loneliness. Filled with hatred. Loss of loves. Damned. I am that night, gives you the creep to your bones. Will you still stay? Dear, my dearest. I am the one who loves you fully. The one who'll stay whatever you are. Will you love me the way I do? Dear, my dearest. Sing me to sleep tonight, so that I'll know what you feel for me. Let me sleep into your lullaby. Dear, my dearest. Am deeply, madly in love with you. -t

Kamu lebih

Aku suka puisi, tapi aku lebih menyukaimu. Puisi meredakan emosi ku, kamu menghilangkannya dengan senyummu. Aku senang membaca puisi, tapi aku lebih menyenangimu. Puisi memberikan ide, kamu memberikan kehidupan. Aku cinta puisi, tapi aku lebih mencintai kamu. Puisiku bercerita tentang mu, dan kamu adalah puisiku itu sendiri.

Time Will Tell

Am a hopeless one. Always wanted to be something but ended up nothing. But, then I see a light inside your eyes. Shining like a burning flame. Just like a moth, drawn to a flame you lure me in. And am trapped inside your heart. At first, you make me feel a good side of you. But then I realized that you had your own darkness. I could feel it in your cold glare, shot me right in the heart. I don't feel loved anymore. Back to the hopeless one. Then you came out, hug me tightly that I'll broke into pieces. Like, really? Honey I don't get it. Who are you? Why are you acting like a jerk when you are really a fluffy one? Where's your true persona? Which one do I had to trust? Don't make me confused. Don't kill me with kindness. Don't cover my eyes with your hands full of lies. Tell me the truth, even if it would suffocate me. Do you really love me?

Labuhan bisumu

Hai! Kurasa, kita sudah lama bersama bukan? Ah tidak tidak, mungkin lebih tepatnya sudah lama aku "mengikutimu". Ya! Semenjak aku melihat akun mu di media sosial, tiada hari terlewat tanpa aku men- stalk akun mu. Ooopssyy, maaf jika kamu tak berkenan. Hanya, itulah caraku berinteraksi denganmu. Hal pertama yang terlintas di benakku ketika melihatmu, adalah tajam tatapmu. Ngeri. Setiap kali aku ingat lirikan serta kerlingan matamu, ingin rasanya aku mengubur dalam-dalam diriku. Seakan aku ditelanjangi oleh jiwamu.  Hal kedua yang kerap hadir di pikiranku ketika mendengar namamu, adalah senyum manis yang seringnya hanya tertuju pada gadismu. Seakan hatiku ikut meleleh menyaksikan senyum itu. Hal ketiga yang selalu menjadi candu ketika aku melihatmu, adalah tingkahmu yang selalu dingin pada gadis yang mencoba merayumu. Duh, bahagia hatiku pabila selalu kau jaga cintamu untukku. Hal keempat yang selalu dan selalu menjadi lagu sebelum tidurku, adalah renyah tawamu dikala gadismu c...

Your Type pt. 2

Aku bukan penyuka senja seperti dirimu dan ia, aku hanya menyukai fajar. Bagiku fajar selalu memberikan harapan baru untuk menjalani hidupku. Aku bukan pencinta diam maupun bising. Aku keduanya. Aku lah diam yang mendamba suara. Aku  mengharap diam dalam bising dan menunggu bising dalam diam. Aku bukan rupa maupun wujud. Aku hanya aku yang belum mengetahui siapa jati ku sebenarnya. Melihatmu, memilikimu, aku takkan mampu. Mencintaimu dalam diam, itu hobiku. Bercerita pada bulan dan bintang, ahahaha tentu saja itu kebiasaanku. Menggilai suaramu. Menyedihkan bukan menjadi seorang pengecut?  Sayangku, aku bukan pencinta yang romantis. Lidahku kerap kelu mengucap kata cinta. Jariku kerap kaku kala ingin mengenggam tanganmu. Ah sudahlah. Hidupku hanya memuja. Pemuja. Pengagum. Baiklah, sampai sini saja. Aku menginginkanmu. Mencintaimu.

Are we out of the woods, yet?

Honey, it's been awhile since last time we talks a lot. Lately I've been feeling like a distant stranger. Is it only in my mind? Or is it what's been happening? We used to talk a lot about stuff in our lives. Games, music, friends, etc. but why does I felt like we're avoiding each other? Dear my dearest, i deeply, madly in love with you. Every little change in you will made a lot impact in my mind. I know something is wrong. I know it. Dear my dearest, will we gonna make it? I don't think so. Could you just talk to me like we used to? I miss you. Miss you so bad hun. Please, can we make it? Can I amend it? I Love you. Can't lose you. Please.

Your Type

Bilamana kamu menginginkan gadis yang senang menghirup aroma kopi sambil berbincang di tengah hujan. Mungkin aku harus mundur. Aku hanyalah gadis yang senang berlari di tengah hujan! Bilamana kamu mencintai gadis yang dengan asyik berbincang dengan mu perihal sepak bola. Apa bisa ku yang hanya lebih senang bermain games  berbasis RPG di gadget  ku? Bilamana kamu lebih menyukai gadis yang secara dewasa mengerti semua kesibukanmu. Mungkin aku harus pergi, aku hanyalah gadis yang selalu senang dengan pesan singkat kabar darimu. Bilamana kamu lebih senang dengan gadis popular dan foto instagram nya ribuan pengikut beserta cek in di tempat yang terkenal bersama kawan-kawan hits. Mungkin ini saatnya aku sadar, aku yang lebih suka menulis agar suaraku tak lekang waktu tak mampu bersaing dengannya. Bilamana kamu lebih ingin bersama perempuan yang cantik, semampai, putih dan berambut indah. Apa dayaku yang berpipi tembam, bergingsul dan mencoba berhijab? Bilamana kamu lebih senang berb...

Temui Aku

Akan ada masa, dimana mungkin kamu bukan hal yang pertama ku ingat ketika aku bangun di pagi hari. Percayalah, karena mungkin nanti kamu yang kulihat pertama kali di pagi hari, tertidur memelukku dengan segala kelebutanmu. Akan ada masa, dimana mungkin kamu bukan hal terakhir yang kuingat ketika aku hendak tidur. Percayalah, karena mungkin nanti kamu yang aku ajak bicara dan berbagi hangatnya selimut di malam hari. Tapi sayangku, boleh aku berkata jujur? Aku muak. Muak dengan segala keterbatasan keadaan kita. Aku hanya mampu menunggu, kapan kepastian itu datang? Aku ingin memilikimu, benar-benar menggenggammu. bukan hanya sekedar pengakuan diriku saja. Sayangku... boleh aku bertanya? Siapa aku di matamu? Meski kita saling mengetahui perasaan masing-masing, tapi sampai kapan tanpa ikatan? Aku lelah sayang. Lelah. Jika waktunya tiba nanti, temui Aku. Katakan padaku bahwa aku boleh memilikimu semauku. Sampai saat itu tiba, aku takkan memintamu. Biarkan aku tenggelam dengan perasaan i...

Berujung rindu

Hai! Apa kabar ? Lama tak bersua, bagaimana keadaanmu sekarang ? Baik ? Ku harap Tuhan selalu menyertaimu. 15 bulan... Waktu yang lumayan lama untuk move on bukan ? Yaaaah setidaknya itu yang selalu kupikirkan, nyata nya dengan mengingatmu saja aku selalu meneteskan air mata. Kamu yang datang tiba-tiba pun hilang tanpa permisi. Diceritakan aku sedang gundah gulana, memikirkan ia yang pergi karena wanita pilihan hatinya. Tak mengapa, perjalanan ku masih panjang. Hanya sedikit tak terima, lelaki banyak janjinya. Lalu kamu datang, tak pernah tawarkan janji, hanya tawarkan ajakan. Ajakan untuk lebih menikmati dunia. Oh tentu... Aku dijatuh cintakan padamu. Dua bulan terasa singkat mengenalmu, dan kamu pun akhirnya menawarkan status yang tentu saja aku sambut bahagia. Siapa yang tak bahagia ditembak pujaan hati ? Setidaknya itulah pikiranku dulu. Sampai ternyata... 8 bulan bersama aku kembali dikhianati. Rupanya mulutmu lebih berbisa dari ular derik. Tuhan! Aku salah mempercayai. K...

Peephole

Say something, I couldn't see you through the peephole. Ask something, so I could let you know how I felt. Don't you wanna know dear lovely ? That my heart beats more than enough when I felt your skin touch mine. Grab my dreams so you could let me in. I don't know who you are, but I know you're mine. Don't you dare keep looking into my eyes without having the intentions to make me yours. I'm here to stay by your side. Say something, I couldn't hear you through your blood rush. Ask something, so I could let you know who you are. Don't you curious about my universe ? That my world rotate beside you. Chase my hope so you could let me take you. I know who you are, and I know you're hers. Pacify her, she's totally getting on my nerves. Pacify her, stop lying you love her. Don't play with your words. We could be Us. So that no one could ever take you from my arms. Will you last ? Will I last ? Dammit I couldn't get you out of my head. I Lov...