Aku selalu mengira bahwa dunia ini penuh kejutan! Entah baik atau buruk, kejutan tetaplah kejutan. Dan mungkin saat ini, kenyataan yang sedikit menyakitkan ini menjadi hadiah bagiku. Aku selalu merasa bahwa aku jauh dari apa yang kau inginkan, aku bukanlah gadis baik yang pantas untukmu. Melihat keseharianmu sangat berbanding terbalik denganku. Inikah rasanya menyukai seseorang yang bertolak belakang denganmu?
Lalu, tepat 2 minggu lalu kejutan itu datang. Dan aku sadar aku bukan lagi seseorang yang pantas mengharapkanmu. Rasa ragu tentu saja ada, tapi kenyataan memang harus dihadapi sepahit apapun bukan? Ya, aku sadar.
Sayangnya, melupakanmu takkan pernah menjadi mudah bagiku. Selalu saja aku mencari cara untuk sekedar berbicara denganmu. Selalu saja aku mencari cara untuk sekedar mengambil perhatianmu. Dan selalu saja aku mencari cara untuk membuatmu bersamaku.
Tapi aku sadar, bagaimanapun aku tak boleh memiliki perasaan ini. Tak boleh aku memiliki keinginan untuk memilikimu.
Entah aku yang terlambat menyadari bahwa aku harus memilikimu. Entah kamu yang terlambat menyadari bahwa aku butuh kepastian.
Entah aku yang memang terlalu berharap padamu. Entah kamu yang memang terlalu tidak peka akan keberadaan ku.
Sebastian, mungkin kamu memang tak pernah ditakdirkan Tuhan untuk aku miliki. Pergilah, akan kusimpan bayangmu disini. Sebagai cerita yang bisa mengingatkan aku tentang kamu.
Sebastian, tolong maafkan aku jika butuh waktu bagiku untuk melupakanmu.
Sebastian... Jangan lupa bahagia ya?
Velika
Komentar
Posting Komentar