Aku... Harus berapa kali ku katakan bahwa aku berbeda dengan manusia lainnya. Aku muak menjadi manusia, jadi kucing lebih asyik sepertinya. Bagimu aku ini seperti rentetan puzzle yang tak pernah bisa kau selesaikan. Bagiku kamu adalah manusia yang paling gampang menyerah. Lagipula, sudah kubilang bahwa kau tak perlu repot-repot membuka hatiku.
Bodoh, kamu makhluk terbodoh yang pernah aku temukan. Dan aku, adalah makhluk teregois yang pernah Tuhan ciptakan. Aku ingin dirimu, tapi tanpa pernah ingin kamu miliki. Aku lebih senang bersama kebebasan. Meski lebih sering berbincang bersama kesepian.
Aku ya aku. Kamu ya kamu. Aku takkan memaksamu untuk memahami diriku yang ribet menurutmu. Dan aku takkan repot-repot menunggu mu untuk mencintai aku apa adanya.
Bagiku, kesendirian adalah aku. Bagimu, cinta adalah suatu hal yang kau hirup bagai oksigen. Bagiku, kamu adalah bintang yang takkan pernah kugapai. Bagimu, aku adalah matahari yang kadang kau perlu tapi kau takut tuk mendekati.
Kita sadar kita saling menginginkan, tapi kita tahu semua takkan sama seperti sedia kala. Maka kita saling memutuskan, untuk saling meleburkan perasaan ini dan menguburnya dalam-dalam. Meninggalkan masa lalu dan berjalan saling menjauh, bersama "dia" yang ada disisi.
Komentar
Posting Komentar