Langsung ke konten utama

Savage

Dia... membuat setiap hembusan napasku berarti. Entah bagaimana caranya, aku selalu merasa menjadi manusia ketika berbicara dengannya. Kebaikan hatinya, lembut tuturnya, bahasanya yang sedikit kaku, setianya mendengarkan. Dia manusia yang indah. Setidaknya itu yang kurasa. Entah. Jika kau tanya aku jatuh hati padanya, mungkin saja. Tapi hanya sekedar itu.

Maaf, tapi aku menjadi sesuatu yang berbeda semenjak mengenalmu. Aku ingin menjadi sesuatu yang bisa selalu kamu ingat. Aku ingin menjadi sesuatu yang bisa kau ajak bicara. Ah. Jatuh hati memang obat patah hati terbaik. Kamu seperti roti panggang yang ditaburi selai cokelat dan segelas susu dipagi hari, manis dan menyegarkan, memberikan semangat dipagi hari. Kamu seperti semangkuk Bakso pedas di langgananku pada siang hari, selalu membuatku ketagihan. Dan kamu seperti lembutnya hujan tanpa gemuruh dikala malam, memabukan, menenangkan dan melelapkan. Ya. Itu kamu.

Aku menuliskan ini bukan untuk memintamu menjadi milikku. Hanya sekedar kekaguman pada suatu sosok yang luar biasa yang bahkan belum pernah aku temui sebelumnya. Tapi entah kenapa aku selalu bisa membayangkan manisnya senyummu, renyahnya tawamu, teduhnya matamu, dan beratnya suaramu.

There's something about you that turn me to a Savage

Whethan - Savage (feat. Flux Pavilion & MAX)

Ya, ada sesuatu darimu yang membuatku sedikit tergila-gila. Setiap kali aku berbicara denganmu, rasanya aku kehilangan ruang dan waktu. Yang aku pikirkan hanya bagaimana caramu berbicara, bagaimana caramu bercanda, bagaimana caramu tertawa. Rasanya kepalaku hanya diisi tentangmu. Aku benar-benar kehilangan keseimbannganku saat bersamamu. Satu hal yang selalu terpikirkan dalam benakku adalah saat kamu menyebut namaku. Rasanya aku takkan pernah menemukan orang yang lebih indah daripada kamu saat memanggil namaku. 

Untuk kamu, jangan lupa bahwa angin malam itu tidak terlalu baik. Percayalah bahwa banyak yang menyukaimu. Banyak sekali sainganku. Hahahaha.

Selamat malam Tuan. Semoga mimpimu menyenangkan malam ini. Tenang, aku sudah meminta pada Tuhan untuk menjauhkan semua mimpi buruk itu darimu.


-dari aku yang mengagumi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bilamana

Pada suatu malam yang kudus, aku melepas penatku dipelukmu. Peluh membanjir, kita berenang dalam kesunyian. Bibir kita gemetar, meliuk saling merengut tak ingin lepas. Sementara mata kita kunci untuk tetap terpejam. Agar? Nafas liar kita semakin memburu! Kupekerjakan kamu, supaya badanku tetap hangat. Kubiarkan kamu melenguh dan menikmati. Tapi tak kubiarkan kamu melayang. Kujaga tetap pada aturannya. Biar kudapati tanya di wajahmu. Aku senang bikin kamu bingung. Langit dimalam itu mendung, bekas hujan tadi sore masih menyelinap di jendela. Memberi kamar kita yang sepetak kedinginan yang luar biasa. Itulah mengapa aku rapatkan badanku padamu. Dan itulah alasan kamu menjadi lebih liar daripada biasa. Kita diatas, kita dibawah. Saling mencumbu, saling tersenyum. Lucu. Saat kulihat wajahmu yang penuh peluh tetap bersikukuh untuk menyerang. Kubiarkan kamu berbuat sesuka. Ini malam kita. Malam yang mungkin tak dapat kita temui lagi. Semakin cepat kau bergerak semakin keras lenguhanku. G...

CodeName

Hur många gånger måste jag berätta för dig? Om det inte är med mitt kodnamn. Då är historien inte rätt. Jag låter dig veta det hela tiden. Det är därför jag använder mitt kodnamn, kanske förstår du det. Du vet historien bakom namnet. Du frågar mig vad skulle jag ha? Jag vill inte ha någonting. Det gör bara ont för att veta det faktum. Att jag inte visste vad du ville ha. Vad du vet. Som om du inte ville ha mig, men du fortsätter att dra mig. Jag vet att vi inte kunde vara tillsammans. Eftersom detta bara är ensidigt. Men vad vill du ha? Jag saknar dig. Jag gör verkligen. - SeRa

Pernikahan

Marriage. Aku kadang ngeri mendengar kata ini. Bagiku pernikahan bukanlah suatu tujuan. Karena, dalam pikiranku, pernikahan adalah sesuatu yang tidak sesakral itu. Kenapa? Mungkin karena aku ada didalam sesuatu yang mereka sebut perceraian. Didalam artiku, pernikahan yang se-kramat itu bisa hancur hanya karena pihak lain yang mungkin dirasa lebih menggoda. Jadi, untuk apa menikah jika kita tetap menganut pada prinsip "jodoh siapa yang tahu"? Sampai sekarang, aku masih tidak mengerti kenapa teman-teman ku bersikeras ingin menikah muda. Pasalnya, untuk menikah, buatku, bukan hanya perkara menghalalkan pacaran. Bukan hanya menghalalkan "ena-ena". Bukan hanya menghalalkan kontak fisik yang selama ini mereka damba. Lebih dari itu, sesiap apa kamu untuk mengurus orang lain yang katanya kamu sayangi? Salut, pada mereka yang memutuskan untuk menikah muda. Berani sekali. Di usia yang bisa dibilang belum matang berpikir dan pengalaman berkomunikasi yang pastinya sedikit leb...