Wah! Malam ini aku senang, akhirnya, AKHIRNYA! Aku dapat membaca salah satu tulisanmu. Tuhan, tulisanmu apik sekali. Sangat jelas bahwa kamu sudah banyak menulis dan berlatih dibanding aku yang amat amatiran ini. Hahaha.
Malam ini juga, banyak yang terjadi semenjak aku memutuskan untuk tak pernah lagi mengganggumu. Tapi setidaknya, aku sudah memberikan beberapa kenangan untukmu agar ingat bahwa ada aku yang mungkin saja tidak secara kusadari telah kagum pada sosokmu. Dan... Aku jatuh cinta pada tulisanmu.
Untuk kamu tahu, pola tidurku masih saja buruk. Bahkan memburuk mungkin karena tidak ada kamu yang membujukku untuk tidur. Tidak ada kamu yang akan merengut jika aku masih saja membalas pesanmu kala subuh sudah menjelang. Haha. Tapi aku masih selalu menyempatkan diriku untuk tidur dan mengistirahatkan batin serta ragaku. Meskipun tak seberapa. Hahaha.
Tapi setidaknya kini aku sedang berusaha untuk mengubah pola pikirku. Sekalipun kita sudah tidak pernah berbincang kembali, aku selalu tahu bahwa kita masih terhubung dibawah langit yang sama. Meskipun masalahku masih menumpuk setinggi itu, aku selalu berpikiran bahwa kamu masih ada disana dan berkata bahwa apapun yang terjadi, aku pasti bisa. Aku masih merasa bahwa kamu masih ada disini untuk sekedar mendengarkan aku cerita hal-hal perintilan sepele atau bahkan peristiwa besar yang terjadi.
Ah hujan telah reda, aku harus segera pergi mencari sesuatu untuk kumakan dan memuaskan nafsu makanku yang lumayan berangsur pulih akhir-akhir ini sebelum malam makin malam, dan hujan kembali turun.
Pulanglah. Angin malam itu tak pernah baik untukmu.
By the way, bagaimana keadaanmu? Sudah sehat kan?
Komentar
Posting Komentar